October 27, 2009

PENDIDIKAN AGAMA PADA ANAK USIA DINI (Pengajian anak di London)

Filed under: BUNGA RAMPAI

  • Pentingnya Pendidikan Agama Pada Anak Usia Dini

Konon,….anak adalah kertas putih yang akan dituliskan oleh para orangtua,….hitam, putih, merah atau abu-abu kah mereka, orangtua punya andil besar dalam menuliskannya…….

Ada perumpamaan  yang mengatakan bahwa belajar diwaktu kecil bagai mengukir diatas batu, dan belajar sesudah dewasa bagai mengukir diatas air. Perumpamaan ini juga merupakan hadis yang diriwayatkan oleh Ath Thabarani dalam Mu’jam Al Kabir. Hadist dan perumpamaan ini menganjurkan supaya kita mendidik dan mengajarkan anak anak kita sejak dini, karena sejatinya manusia dilahirkan dalam kondisi yang sangat lemah dan tidak berdaya, untuk bisa hidup normal dia sangat bergantung kepada kedua orangtuanya, selain susu dari ibunya setiap manusia juga membutuhkan kasih sayang, perlindungan, dan pendidikan untuk melanjutkan hidupnya.

(more…)

July 22, 2009

Indahnya Memaafkan…

Filed under: BUNGA RAMPAI

Ada banyak kejadian yang dapat menjadi bahan renungan dan hikmah untuk kita semua. Salah satunya pengalaman pribadi saya. Coba ingat, bila kita lupa menyimpan sesuatu apalagi kalau barang atau sesuatu yang penting, yang pertama sikap kita panik, marah dan kesal. Kita lupa bahwa segala sesuatu itu milik Allah SWT, tiada kejadian yang tanpa sepengetahuanNya, Inna illahi wa inna illahi rojiun. Itu yang selalu saya ucapkan ketika saya kehilangan atau lupa sesuatu dengan ikhlas dan berserah diri. Alhamdulillah barang apapun yang lupa saya simpan selalu dapat ditemukan kembali. Subhanallah.

Untuk sebagian orang kata maaf, sesuatu yang sulit untuk diucapkan. Rasanya seperti menurunkan harga diri, gengsi dan hina. Tahukan anda, Rasulullah bersabda, kelak orang yang meminta maaf lebih dahulu akan Allah limpahkan 70 kebaikan, sedangkan yang menerima maaf hanya menerima 30 kebaikan. Sehingga, alangkah bijaknya bila kita mau menjadi orang yang berbesar hati meminta maaf terlebih dahulu. Tiada hidup yang lebih indah selain mengasihi dan memaafkan.

 

Oleh : N.N

April 23, 2009

Membeli Kebahagiaan

Filed under: BUNGA RAMPAI

Seperti biasa Rudi, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta , tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

"Kok, belum tidur ?" sapa Rudi sambil mencium anaknya.

Biasanya Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Imron menjawab, "Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?"

"Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?"

"Ah, enggak. Pengen tahu aja" ucap Imron singkat.

(more…)

July 1, 2008

Pengalaman Berorganisasi

Filed under: BUNGA RAMPAI

Berorganisasi memang mudah-mudah gampang. Itulah kesan pertama saya ketika pertama kali ikut serta bergabung dalam organisasi Dharma Wanita pada masa penempatan suami saya pertama kali di Washington D.C.  Perasaan takut salah dan bagaimana menempatkan diri diantara Ibu-ibu yang lebih senior maupun yang lebih muda selalu menghantui saya pada saat pertama kali bergabung dengan Organisasi Dharma Wanita di Washington DC.

Namun ketika itu saya merasa cukup beruntung karena sebelumnya saya secara informal selalu ikut dalam kegiatan Dharma Wanita di KJRI Melbourne Australia ketika suami saya belajar di Australia. Walaupun kegiatan yang diikuti hanya pada saat-saat tertentu saja, namun pengalaman tersebut cukup memberikan gambaran bagaimana saya harus menempatkan diri pada saat saya harus bergabung secara penuh di organisasi Dharma Wanita.
(more…)

April 1, 2008

Siaaapp..grak! Luruskan!

Filed under: BUNGA RAMPAI

Bagi anak-anak Indonesia yang dilahirkan dan dibesarkan di negeri orang, sekecil apa pun usaha mereka untuk tetap menjadi ‘Anak Indonesia’ seutuhnya tentu saja harus kita hargai. Meskipun kadang-kadang terjadi hal-hal yang membuat kita tertawa geli dibuatnya, salah satunya adalah usaha mereka untuk berbicara dan mengerti bahasa Indonesia.

Agar anak-anak terbiasa dengan bahasa Indonesia, seorang ibu yang sudah  lebih  20 tahun tinggal di London, sesering mungkin menggunakan bahasa Indonesia dengan anak-anaknya, sebut saja Rafi dan Dena.  Sementara anak-anak menjawab dalam bahasa Inggris, karena lebih mudah bagi mereka. Tapi salah mengerti masih saja sering terjadi.

Karena perlu melepas korden dari tempatnya, si ibu tersebut meminta tolong pada anaknya “Rafi, tolong ambilkan tangga”. Sambil berpikir keras, Rafi bertanya  “Why do you want the neighbours to come?” Keruan saja si ibu bingung “I want a ladder!”. Lalu Rafi menjawab “I am confused between tangga and tetangga”.

Suatu kali, si ibu menyuruh Dena “Tolong belikan koran di kios ya”.   Tanpa bertanya-tanya lagi Dena segera pergi, keluar-masuk kios yang berjajar di sekitar tempat tinggalnya. Karena tidak membawa hasil, melaporlah Dena  ke ibunya “Sorry mum, I couldn’t find one”. Si ibu heran ”No newspaper? Are you sure?”  Menyadari salah tangkap,  Dena berkata “Oh my God, I thought you want a Qur’an”. Jawab Dena yang tak kalah heran, mengapa pagi-pagi disuruh membeli Qur’an, apalagi di kios.

(more…)

March 1, 2008

Kekerasan dalam Rumah Tangga

Filed under: BUNGA RAMPAI

 Wanita dijajah pria sejak dulu

Dijadikan perhiasan sangkar madu……..

Perhatikan penggalan kata-kata dalam lagu yang sangat terkenal sejak dulu. Sungguh menyayat hati kita kaum perempuan Indonesia tentunya. Tapi, apakah kondisi yang digambarkan dalam lagu ini akan kita biarkan berlarut seperti itu? Dimana perempuan di dalam rumah tangga selalu dianggap lebih rendah daripada pria.  Perempuan dipaksa untuk menerima saja kondisi apa pun yang dihadapkan kepadanya oleh pasangannya.

Yang lebih parah lagi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang biasanya dilakukan oleh pasangannya atau anggota keluarga dekatnya, terkadang juga menjadi permasalahan yang tidak pernah diangkat kepermukaan.  Fenomena  Kekerasan Dalam Rumah Tangga terhadap perempuan juga dianggap sebagai permasalahan ruang privat dan aib yang tidak boleh dibawa keluar dari lingkup keluarga dan seakan-akan menunjukkan bahwa perempuan lebih baik hidup di bawah belas kasihan pria.

Di sebagian besar masyarakat Indonesia, KDRT atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga belum diterima sebagai suatu bentuk kejahatan. Artinya penanganan segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga hanya menjadi urusan domestik setiap keluarga saja, dan Negara dalam hal ini tidak berhak campur tangan ke lingkup intern warga negaranya.

Namun, dengan berjalannya waktu dan terbukanya pikiran kaum wanita Indonesia atas emansipasi yang telah diperjuangkan oleh pahlawan wanita Indonesia Ibu Kartini, akhirnya sudah mulai muncul titik terangnya. Sebagai salah satu negara peratifvikasi Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Woman (CEDAW), maka negara wajib memberikan penghormatan (how to respect), perlindungan (how to protect) dan pemenuhan (how to fulfill) terhadap hak asasi warga negaranya terutama hak atas rasa aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan serta diskriminasi. (more…)

February 1, 2008

Cinta yang Terjaga

Filed under: BUNGA RAMPAI

Di sebuah café, Dinda dan Rani sampai pada obrolan soal suami yang tidak lagi romantis. “Kemana menghilangnya romantisme semasa pacaran dulu ya?” keluh Dinda. “Romantisme  itu barang  langka,  bila kita tidak berusaha menciptakannya” Rani mencoba berpendapat.

Berbeda dengan Dinda yang cenderung membiarkan perkawinannya mengalir seperti sungai, Rani mampu membuatnya lebih berwarna paling tidak hingga kini memasuki 10 tahun lebih usia perkawinan. Banyak pakar mengatakan, bahwa cinta memang tidak bisa terus bersemi tanpa ada usaha dari pasangan. Cinta yang tumbuh di awal perkawinan lama kelamaan akan memudar seiring bertambahnya usia perkawinan. Sehingga untuk dapat terus mempertahankan agar cinta tak lekang oleh waktu, pasangan perlu memupuknya.

Apa yang dilakukan Rani nampaknya sederhana. Dari awal  Rani sadar betul, bahwa suaminya bukanlah makhluk  yang romantis. ‘Cinta tak harus diungkapkan’ begitu selalu kata suami Rani. Apa boleh buat, kata mesra dan hal-hal romantis lainnya  jarang mampir pada awal kehidupan perkawinan Rani. Agar atmosfir perkawinan tak terasa hambar, Rani mencoba mengisi kekosongan tersebut. (more…)

November 1, 2007

TUHAN DAN KAUM PEREMPUAN

Filed under: BUNGA RAMPAI

Salah satu topik menarik yang sering didiskusikan di dalam kehidupan manusia adalah masalah kaum perempuan. Makhluk Tuhan yang satu ini memang merupakan bahan diskusi yang menyenangkan, terutama bagi dunia kaum lelaki, termasuk di kalangan lelaki muslim. Perempuan sebagai makhluk Tuhan sering mendapat penilaian yang anomali. Karena keindahannya mereka kerap dipuja dan diagungkan, menjadi inspirasi bagi banyak karya-karya seni, menjadi motivasi bagi para politisi dan pemikat dalam dunia bisnis. Namun karena kelemahannya perempuan juga kerap mengalami eksploitasi dan menjadi komoditas perdagangan.

Posisi kaum perempuan dalam hubungannya dengan dunia lelaki cukup rumit untuk dibentangkan. Ada kesan dunia ini seolah-olah diciptakan untuk laki-laki dan perempuan menjadi bagian dari pemilikan dan kekuasaan kaum laki-laki. (more…)

September 1, 2007

Arti Persahabatan

Filed under: BUNGA RAMPAI

http://cam.qubit.org/users/daniel/Digital/051107YellowRose/original/YellowRose.jpgMasing-masing dari manusia pasti menyadari bahwa sebagai makhluk sosial akan selalu membutuhkan orang lain yang bisa dipercaya sebagai tempat bersandar dan mencurahkan perasaan. Bahkan ada dari mereka yang tidak merasa hidup tanpa ada sahabat di sisinya. Memiliki jalinan persahabatan adalah suatu karunia dari Yang Maha Kuasa, yang sepatutnya dijaga dan dicari makna keindahannya.

Suatu persahabatan dilandasi unsur rasa kecocokan, cinta, kasih sayang, dan saling menghargai di dalamnya. Arti seorang sahabat jauh lebih luas daripada hanya sekedar pertemanan. Teman dapat ditemukan di mana dan kapan saja. Sedangkan mendapatkan sahabat sejati yang selalu berusaha mengerti dan menerima diri kita apa adanya ternyata sangat tidak mudah ditemukan. (more…)

August 1, 2007

Cinta Tanah Air

Filed under: BUNGA RAMPAI

Merty Mujahid, ibu dua putera teenager

Ternyata setelah 20 tahun tinggal di negeri orang, secara pribadi saya masih tetap mencintai Indonesia. Mengapa? Karena jiwa saya adalah jiwa Indonesia, keluarga saya semua berada di Indonesia.

I taught my children the most important aspect of life which is the tradition of Indonesia, family values, respect and honour is what I have passed down to my children.

Sella Winadi, year seven

How do I feel about my country? Well, I am in a far-off place from Indonesia; however I still can’t say that it’s better to stay away from home. People may tell me that I don’t fit in which makes me miserable and think that I want to stay far away from my home country. Honestly, it doesn’t matter when you’re not positively sure to speak our language very well or you’re new to it. There’s no reason to be perplexed. (more…)

July 1, 2007

Permata Hati

Filed under: BUNGA RAMPAI

Dalam sebuah tabloid terbitan Jakarta yang saya pinjam dari seorang teman, ada artikel yang menceritakan tentang tewasnya seorang bocah berusia lima tahun karena dianiaya oleh ayah kandungnya. Kisah yang sangat menyayat hati ini menambah panjang deretan kasus kekerasan dan pembunuhan terhadap anak di Indonesia yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri. Tahun lalu, ada kasus serupa yang terjadi di Bandung di mana seorang ibu muda, berpendidikan tinggi, tega membunuh 3 orang anak balitanya dari hasil perkawinannya.

Malang benar nasib anak-anak yang tak berdosa itu! Di usia saat mereka sedang lucu-lucunya, sedang tumbuh dan berkembang, harus mengalami nasib yang tragis. Seharusnya anak-anak itu mendapatkan limpahan kasih sayang, belaian dan perlindungan dari orangtuanya. (more…)